Tulisan-tulisanku

Dulu aku biasa bepergian selama berminggu-minggu dalam keadaan bingung. Aku suka bepergian, tapi benci ketika sampai. Mungkin Einstein benar:Jika kita tidak dapat menjelaskan sesuatu hal secara sederhana, itu artinya kita belum cukup paham. Hubungan akan karam jika terlalu banyak penumpang di dalamnya. Aku lupa lahir untuk apa. tercipta untuk […]
Adalah aku, yang selama ini selalu membuat dirinya banggaAku menemukan wanita ini di Bali. Dia sangat cantik dalam diamnya. Dia diam. Dia baik. Hari itu, Denpasar bukan hari yang baik untuk pergi, Langit abu-abu dan rendah tetapi belum hujan. Aku senang bersamamu dan itu yang penting.Entah mengapa, meskipun aku marah sekali, […]
Sebenarnya aku masih belum yakin apakah aku mengharapkan agar tulisan ini berjodoh dengan panca inderamu atau justru sebaliknya. Tapi nyatanya aku tetap menuliskan ini dan membiarkan alam yang menentukan. Aku tahu bahwa bahkan sebelum kita sempat saling mengenal, aku telah menjadi sosok antagonis di hidupmu. Tapi apabila pada tulisan ini […]
Seperti bintang-bintang di langit, hanya nelayan yang tahu fungsinya sebagai penunjuk arah. Sedangkan kita, mungkin hanya dapat menikmati keindahannya saja. Pun, mungkin, nelayan tidak mampu mengaguminya sebagaimana kita. Ini hanya tentang waktu. Tentang berpraduga yang baik. Barangkali, di waktu yang tepat, kakimu akan menjejak pada sesuatu yang sesiapapun akan mempertaruhkan […]
Tapi biar bagaimana pun, itu adalah harinya, di mana dan kapan pun, setiap aku mengingatnya, aku akan langsung tersenyum. Maret 2011Aku tidak mau lagi berpikir mengapa kemudian aku memiliki rasa suka kepadanya. Hidup memang tak terduga. Setiap aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup […]
