Gemulai setiap gerakanmu Membuatku selalu rindu

Tapi biar bagaimana pun, itu adalah harinya, di mana dan kapan pun, setiap aku mengingatnya, aku akan langsung tersenyum.


Maret 2011
Aku tidak mau lagi berpikir mengapa kemudian aku memiliki rasa suka kepadanya. Hidup memang tak terduga. Setiap aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap.
Kalau aku jadi presiden yang harus mencintai seluruh rakyatnya, aduh, maaf, aku pasti tidak bisa karena aku cuma suka Sukma.
Ini tentang dia yang ada di bumi, Ketika Tuhan menciptakan dirinya Kukira Tuhan ada maksud mau pamer
Dia tidak hebat, malah mungkin biasa saja. tapi bisa membuatku senang hanya dengan hal sederhana.
Dia itu selalu bisa membuat aku ketawa atau minimal cuma senyum.
Di antaranya, ada juga yang menjengkelkan, tetapi tetap bisa membuat aku tersenyum.
Dari awal saya milih Sukma saya enggak mau tahu Sukma siapa dulunya. Itu urusan Sukma dengan masa lalunya.
Aku seperti merasa mendapatkan kehidupanku yang lama sedang kembali.
Kalau mencintaimu adalah kesalahan, yasudah. Biar. Aku salah terus saja.
Tapi, cobalah kamu jadi aku, aku yakin kamu juga akan melakukan hal yang sama.
Aku merasa mulai senang berbicara dengannya bahkan ingin lama.
Kami bergaul dan melakukan hal bersama-sama yang nampaknya lebih menyenangkan daripada diam gak jelas di rumah yang dulu belum ada internet.
Setiap aku bangun tidur, selalu ingin kupastikan bahwa ia masih ada di Bumi.
Aku ingin sukma gak pulang. Atau jangan pulang sekalian. Aku ingin sukma terus di sini
Dulu pasti kita berdua.
Namun kamu sekarang harus pulang.
aku sendiri menikmati cukup banyak momen-momen berharga yang diceritakan oleh Sukma. Sesuatu yang perlu dipertimbangkan kalau aku ingin kembali mengenang. Di sana Sukma ngasih tahu bagaimana dia merasakan kembali hal-hal yang sudah lama berlalu. Sampai-sampai aku mengira, dengan itu Sukma sedang berusaha menggali perasaanku untuk merasakan hal yang sama dengan apa yang dia rasakan saat itu.
Sebagian besar yang bisa aku lakukan untuk hal itu adalah cuma tersenyum.
Bersama Sukma, bumi menjadi tempat yang cocok untuk aku ingin tinggal selama-lamanya! Dan hidup jadi menarik untuk aku, lebih dari apa pun. Aku tidak salah lagi, mencintainya secara permanen.
Sukma, kalau kamu merasa tidak kuperhatikan, Maaf, aku nya sibuk merhatiin lingkunganmu, barangkali ada orang mengganggumu, kuhajar dia!
Kamu bebas kemana saja, asal aku ikut !
Jika hujan, aku tak akan memberimu jaket. Sebab jika aku sakit, siapa yang menjagamu?

Udara berhembus sejuk di sekitarku, tapi tidak mampu melegakan sesak dalam dadaku.

Hari itu adalah hari Rabu,
“Aku ingin sama kamu,” ucap sukma tiba tiba dengan pipi yang direbahkan di punggungku.
“Kemana?” jawabku.
“Jangan tau, gak perlu, yang penting berdua sama kamu” jawabnya masih dengan pipi yang direbahkan di punggungku.
Melintasi malam, Kau sandarkan kening didada
Di hembusan angin udara pegunungan.
“Ada apa Sukma?” batinku.
Saat problema terus menerjang
bagai deras ombak,
..Aku tahu kau mampu tuk tetap tenang.
itulah Sukma, rasanya masalah apa pun di dunia tak ada yang akan dia anggap begitu membebani.
Dari jauh aku bisa lihat Sukma nampak terlihat tenang. Iya, bagus Sukma, harus gitu! Jadikan ini hari terbaikmu! Tetap semangat. Doaku selalu menyertaimu.
kau dan aku tahu,jalan selalu ada!
“Akan selalu menjadi hal penting di dalam perasaan seorang perempuan untuk membantu pacarnya tumbuh menjadi apa-apa yang sesuai dengan harapannya, yang sesuai dengan keinginannya, dan menjauh dari apa-apa yang akan merusak kehidupannya.” kata sukma di suatu hari.
Aku suka cara dia peduli kepadaku. Aku suka bagaimana dia bisa membuat aku merasa aman tinggal di dunia yang katanya penuh bahaya ini.
Kurang ajar! Selalu saja dia punya cara, untuk bisa membuat aku mencintainya. Merepotkan!

November 2014
Gak ada orang yang suka dibohongi. Aku yakin sukma tau itu.
“Kalau kamu bohong, itu hak kamu, asal jangan aku yang bohong ke kamu.
Kalau kamu ninggalin aku, itu hak kamu, asal jangan aku yang ninggalin kamu. Aku takut kamu kecewa.” Ucapku ke sukma. Kalau aku pernah sangat jengkel ke Sukma, maka itulah harinya!
Hari-hari berikutnya, ada yang lain dari Sukma. Aku merasa Sukma berubah. Seperti menjauh. Bahkan sudah masuk kategori boleh kuanggap sombong.
Tak ada lagi hal yang ia lakukan untukku, sebagaimana selalu kudapatkan sebelumnya.
Aku tidak bermaksud mau ikut campur urusanmu, Sukma. Siapalah aku ini. Tetapi rasanya hampir setiap hari aku selalu mendapat informasi yang buruk tentangmu. Aku ingin tidak percaya.
Tetapi jika memang itu benar, ya sudah, aku jadi tahu siapa dirimu dan bagaimana harusnya aku bersikap kepadamu, itu pilihanku. apa urusanku memikirkan dirimu, tapi aku tidak tahu Sukma, mengapa aku ingin tahu.
Aku ingat, aku pernah bilang kepadanya jika ada yang menyakitinya, maka orang itu akan hilang. Jika orang itu adalah aku, maka aku pun harus hilang.

April 2018
Dan sekarang, aku sedang tidak percaya diri.
aku sudah ingin Telepon Sukma. Ingin tahu di mana dia. Mudah-mudahan sehat selalu. Maaf Sukma, terserah, kau mau bilang apa, tapi aku rindu.
Nanti kalau kamu mau tidur, Percayalah, aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Kamu gak akan dengar.

 

Selanjutnya Chapter 2


Share this :

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Dilindungi UU Hak Cipta