Menit 54

Namun, sikap pasrah itu menciptakan satu kebiasaan. Setiap kali ada “kedatangan”, selalu saja tak luput dariku untuk membandingkan. Dan hingga saat ini, tetap saja dia yang menang.

Menit 54
Sebab bumi tak lagi ramah dirumahi, maka aku bersujud bersipatut, menunggu rengkuh sang maut, merenggut

Gagal adalah hal biasa dalam hidup, jangan biarkan semuanya menghentikan langkahmu. Ayolah!!! Menit 54 kamu sendiri yang bilang padaku, lelah boleh, tapi berhenti? Jangan. Pejuang sejati tak pernah membiarkan dirinya dinodai oleh kata menyerah.

Kamu sudah ada di titik terujung usahamu, plan A-Z sudah kamu coba. Tapi masih ada plan 1,2,3,4, dan seterusnya yang belum kamu coba.
Memang rumusnya, kita diizinkan jatuh, agar bersyukur saat bisa terbang. Agar kita sadar, kita ternyata selemah ini tanpa kuasaNya.

Lupa semua kebaikannya. Ingat semua keburukannya. Bukankah hal-hal begitu sungguh tidak membahagiakan? Pun, tidak pernah menyelesaikan apa-apa.

Sayapmu itu hanya luka, sebentar lagi juga sembuh. Yang sabar ya. Okey? Selalu ada akhir bahagia atas semua usaha. Mungkin tak sekarang, mungkin tidak dengan jalan ini, selalu ada esok dan seterusnya.

Usahamu itu, jangan pernah disesali. Hari ini di Menit 54, beri selamat pada dirimu sendiri, karena atas izinNya kamu bertambah kuat lagi, lagi, dan lagi.

Ia duduk dekat orang yang bahagia, tetapi dia jauh dari bahagia.

Simpan keluhmu dalam diam, jangan biarkan semua orang tahu jatuh bangunnya kamu berjuang. Sebab orang lain hanya menilai sebatas apa yang di lihat. Tahan lelahmu, tegarkan dirimu, dan luahkan semua dalam doa panjangmu.
Akan ada saatnya nanti, kamu tunjukkan kepada mereka jika kamu mampu dan layak diberi ucapan selamat.

Jikapun ada banyak masalah yang mengganggu pikiran, jangan menolak pelukan yang berusaha meyakinkanmu bahwa segala sesuatu tidak sesulit itu.

Sepeda pun harus terus dikayuh agar bisa terus berjalan. Begitu pula kehidupan, harus terus ditempa dan terus maju kedepan.

Share this :

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Dilindungi UU Hak Cipta